Dukung Aksi Anak Aktif dengan Stimulasi yang Intensif

anak

Jakarta- Memiliki anak yang aktif tentunya orangtua harus super sabar. Pasalnya, semua hal yang tadinya rapih jadi berantakan adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, sebenarnya dibalik tingkahnya yang bisa dibilang tidak mau diam ini, berarti anak memiliki kecerdasan.

Dilansir dari Detik.com, dr Andyda Meliala, parenting educator dalam acara Parenting Club yang digagas Wyeth Nutrition bertema ‘Stimulasi Personal adalah Kunci untuk Mengoptimalkan Kepintaran si Kecil’ di The Terrace Restaurant, Senayan National Golf Club, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016) mengatakan, kalau anak nggak bisa diam pasti kita selalu berpikir dia nakal padahal nggak. Anak itu artinya memiliki body smart yang lebih menonjol.

dr Andyda mengingatkan kepada semua orang tua ketika sudah melihat satu potensi kecerdasan anaknya, baiknya segera dikembangkan. Seperti, anak yang suka lari ke sana ke mari memiliki kecerdasan karena telah memperlihatkannya potensi body smart di usia dini.

Untuk mengembangkan kecerdasan anak yang menonjol, perlu stimulasi yang tepat. Stimulasinya perlu dilakukan secara konsisten, dengan waktu ideal 15-20 menit dalam sehari. Sebab, tanpa stimulasi penyambungan saraf di otak tidak akan maksimal. Sehingga, mengakibatkan kecerdasan anak akan ‘rontok’ dan hanya jalur-jalur tertentu yang sering distimulasi yang tumbuh.

“Stimulasi semua kecerdasan anak jangan salah satu. Karena otak anak kan selalu berkembang. Kalau nggak ada stimulasi baru, maka kita nggak tahu anak memiliki potensi lain,” imbuh dr Andyda.

Tags:
author

Author: