Erdogan Presiden Terpilih Turki, Pertama Kalinya Menggunakan Sistem Pemilu Langsung

Erdogan kembali terpilih menjadi presiden Turli melalui pemilihan umum presiden langsung untuk pertama kalinya di Turki

Erdogan kembali terpilih menjadi Perdana Menteri Turki melalui pemilihan umum presiden langsung untuk pertama kalinya di Turki

Turki –Dengan suara 51,8% Perdana Menteri Turki petahana Recep Tayyip Erdogan memastikan diri terpilih kembali sebagai perdana menteri pada pemilihan umum presiden langsung pertama Turki,  Minggu (10/8/14).

Kemenangan itu mengalahkan dua pesaingnya Ekmeleddin Ihsanoglu dan Selahattin Demirtas yang masing-masing merupakan pemimpin Organization of Islamic Cooperation dan partai pro-Kurdish.

Dalam pidato kemenangannya Erdogan menyampaikan kepada seluruh rakyat Turki apapun golongan dan kelompoknya untuk bersatu dan melupakan perbedaan untuk membangun Turki.

“Kita adalah putra bangsa ini. Mari membangun Turki, lupakan perbedaan pandangan politik, gaya hidup, kepercayaan, sekte, nilai,  argumen, ketegangan, dan masalah kita di masa lalu,” kata Erdogan.

Sebelumnya, saat menjadi perdana menteri periode pertama sejak 2006, Erdogan berkontribusi besar pada pertumbuhan tahunan rata-rata 5% Turki dan aliran investasi senilai US$78 miliar pada saham dan obligasi Turki.

Dengan menjadi presiden untuk kedua kalinya, kali ini Erdogan memiliki tantangan berupa persoalan kesenjangan anggaran negara yang mencapai 7,5% dari PDB, akibat konsumsi dan pinjaman sektor swasta yang juga menjadi penopang utama perekonomian.

Seperti diketahui, Turki termasuk dalam negara fagile five lain yakni Afrika Selatan, Indonesia, India dan Brasil. Namun, Gap kesenjangan anggaran negara Turki  merupakan yang terbesar di antara lima negara tersebut.

Dengan mengusung slogan New Turkey atau Turki Baru, Erdogan bersumpah pada 2023 akan menjadikan Turki sebagai 10 besar negara perekonomian terbesar dunia, dari posisi 17 saat ini.

Tags: