Estrogen Dan Obesitas Pada Perempuan

sehat

Jakarta – Tumbukan lemak dalam tubuh yang diakibatkan kurang gerak dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Khususnya bagi kaum perempuan, kegemukan berlebih atau obesitas akan memengaruhi fungsi hormonal, terutama hormon estrogen. Dimana hormon ini juga memliki peren melindungi tubuh dari penyakit jantung.

Dilansir dari Kompas.com, Spesialis penyakit dalam dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. Dyah Purnamasari, Sp.PD mengatakan, obesitas merupakan penyakit yang memiliki banyak komplikasi, antara lain stroke, penyakit jantung koroner (PJK), diabetes mellitus (DM), pre-DM, hipertensi.

Bagi kaum perempuan memiliki hormon estrogen adalah anugrah yang luar biasa. Sebab, hormon estrogen yang menjaga pembuluh darah tetap lentur. Sehingga, meminimalisir kaum perempuan memiliki risiko penyakit jantung dan pembuluh darah lebih kecil dibandingkan pria.

Namun, Dr Dyah mengatakan, hormon estrogen pada wanita yang seharusnya bisa melindungi dari risiko penyakit kardiovaskular menjadi tidak berfungsi saat terjadi obesitas.

“Obesitas, dapat menyebabkan risiko penyakit menjadi berlipat ganda. Berdasarkan sebuah riset yang dilakukan oleh para peneliti FKUI, untuk penyakit diabetes, pada wanita tidak obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) normal, ditemukan 7,5 persen yang menderita diabetes. Sementara itu pada wanita obesitas ditemukan 15,1 persen yang sakit diabetes”, papar dr Dyah.

Rate this article!
Tags:
author

Author: