Ex Lokalisasi ‘Dolly’ Disulap Jadi Tempat Pameran

(ilustrasi)

(ilustrasi)

Surabaya – Puluhan stand penjual akikberdiri di sepanjang Gang Dolly di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Mereka tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tapi juga berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bali.

Sejak beberapa waktu lalu Pemkot Surabaya memang sudah mulai mengubah kawasan bekas lokalisasi Gang Dolly menjadi sentra kegiatan perekonomian warga. Salah satunya, pameran batu akik yang digelar sejak Jumat (24/9) malam.

“Ini bentuk program alih fungsi Dolly menjadi kawasan sentra ekonomi,” jelas Camat Sawahan, Yunus.

Selain di hari pameran seperti saat ini, nantinya penggemar batu akik tetap bisa datang ke gang Dolly. Pasalnya, pemkot Surabaya sudah menyiapkan dua bangunan bekas wisma lokalisasi sebagai sentra kerajinan, salah satunya kerajinan akik.

“Harapannya, usaha warga sekitar lokalisasi yang sempat drop usai penutupan Dolly, bisa bangkit kembali,” imbuh Yunus.

Sebagaimana diwartakan beberapa media, penutupan lokalisasi Dolly juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Betapa tidak, mereka kini tak lagi bisa mengais rejeki dari bisni haram lokalisasi. Untuk itu,  Pemkot Surabaya berupaya membangkitkan usaha warga dengan memberi modal usaha dan pelatihan usaha bagi warga setempat.

Sejumlah warga eks lokalisasi Dolly juga dikirim  Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ke sejumlah sentra kerajinan akik seperti di Pacitan, Jawa Tengah dan Kalimantan. Harapannya, keahlian mereka dapat ditularkan kepada warga setempat dalam khususnya dalam hal produksi kerajinan akik.

Tags:
author

Author: