Galeri Apik Jakarta Kembali Gelar Pameran Karya Seni

pameran

Pewartaekbis- Setelah menuai sukses acara pameran karya seni beberapa waktu lalu, kini Galeri Apik Jakarta kembali menggelar pameran karya seni. Acara pembukaan pameran bertajuk Small Bites tersebut belangsung di Galeri Apik Plaza Radio Dalam 3A Jakarta Selatan Sabtu 25 April 2015 lalu.

Adapun penjelasan mengenai tema small Bites dalam pameran kali ini tampak pada lukisan-lukisan yang dipamerkan seluruhnya berukuran kecil, tidak lebih dari 90 cm x 90 cm. Meskipun demikian, sebagian besar adalah karya old master dari seniman ternama dan maestro yang menggugah hati.Mereka adalah Popo Iskandar, Nashar, Gerard Pieter Adolfs, Sunaryo, Made Wianta, Willem Gerard Hofker, Rustamadji, Arie Smit, Leo Eland, HAL Wichers, Willem Imandt, Rudolf Bonnet, Lee Man Fong dan Soedibio.

Pada eventnya kali ini, Galeri Apik menampilkan pameran seni lukis dengan sejumlah batik tulis kuno berusia 80 tahun lebih, kain tenun berusia 50 tahun lebih dan kebaya antik dari kawasan atau daerah perancang terkenal zaman itu.
Dari penjelasan Direktur Galeri Apik, Rahmat usia batik yang dipamerkan tertua berusia 95 tahun, yaitu jenis batik tulis asli Oey Soe Tjoen dan Kopi Tutung.

Rahmat menerangkan, bahwa kain batik dan tenun adalah bagian dari karya seni, budaya dan desain tradisi. Hanya saja medianya adalah kain, malam, pewarna yang terkadang alami dan canting. Namun, dalam pameran yang akan berlangsung selama satu bulan penuh sampai tanggal 25 Mei 2015 tersebut, seluruh lukisan dan batik yang dipamerkan tidak untuk dijual.

“Jadi yang dipamerkan itu semuanya adalah kain unggulan (wastra prima),” kata Rahmat.

Tags:
author

Author: