Gara-Gara Asap, Sriwijaya FC ‘Gagal’ Bermain di Kandang Sendiri

bola

Palembang~ Asap pekat tidak hanya merugikan anak-anak sekolah yang mesti libur sekian lama. Sriwijaya FC (SFC) pun terancam nasib kurang beruntung lantaran musibah asap yang masih menggila di Palembang. Betapa tidak, gara-gara asap ia tim ini tidak bisa berlaga di depan pendukung loyalnya.

 Dijelaskan juga oleh Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, pihaknya hanya bisa pasrah ketika Mahaka Sports & Entertainment menolak usulan mereka untuk tetap menggelar laga di hombase mereka.

“Karena ini event Mahaka, mungkin ada pertimbangan yang lebih khusus, termasuk aspek bisnis juga,” sambungnya.

Pada Selasa (6/10) siang manajemen SFC telah berkomunikasi dengan panitia lokal Stadion Manahan untuk menjadi home SFC di leg kedua semifinal. Solo memang punya keterkaitan historis yang kental dengan SFC. Sebagaimana diketahui, SFC sempat berhomebase di Stadion Manahan Solo saat masih bernama Persijatim Solo FC pada 2002-2004.

Sebagaimana diwartakan Jawa Pos, Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) pada 4 Oktober lalu di Palembang menunjukkan angka antara 87-211. Artinya, ISPU sedang hingga Sangat Tidak Sehat. Hal ini yang menjadi prioritas utama mereka untuk meminta manajemen SFC memindahkan home Laskar Wong Kito.

Tags:
author

Author: