Gara-Gara Main Game Online, 49 Anak Sekolah Dibekuk Aparat

bermain game

ilustrasi

Samarinda~ Pagi tadi (28/3) aparat kepolisian menggelar razia di Samarionda. Bukan razia surat bermotor, tapi razia anak-anak sekolah bandel yang meresahkan warga. Hasilnya, ada 49 anak yang dibekuk karena bermain PS dan game online saat jam sekolah berlangsung.

“Semuanya ada 49 orang pelajar, baik SMA dan SMP. Mereka kedapatan main PS dan game online,” sebut Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Iptu Terryanto.

Menurut Terryanto, banyak warga yang menginformasikan banyaknya tempat permainan Playstation dan game online yang menjadi tempat bolos pelajar.

“Padahal ini kan jam sekolah. Setelah dirazia, kenyataannya seperti itu kan. Kok malah keluyuran, main Playstation,” lanjutnya.

Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk lebih meningkatkan peran mengawasi anak didik. Apalagi, mereka bermain masih berpakaian seragam.

“Semua, orangtua dan pihak sekolah, agar lebih ketat mengawasi. Mungkin orangtua menganggap anaknya, izin pagi berangkat ke sekolah. Kenyataannya, bolos (sekolah),” har Terryanto.

Ia juga meminta masyarakat luas untuk membantu orang tua dan guru dalam mengawasi anak usia sekolah.

“Bisa dibantu lah, mereka (orangtua dan guru) untuk mengawasi bersama-sama. Seharusnya mereka, para pelajar itu, berada di sekolah, dan belajar,” tandas Terryanto seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: