Garmen Bertahan Menjadi Produk Andalan Ekspor

grmn

Jakarta — Selama ini produk TPT, garmen, dan sepatu cukup besar diserap pasar Uni Eropa. Terutama produk garmen yang hingga kini masih menjadi produk andalan ekspor Indonesia. Sejauh ini garmen menjadi produk pendorong utama kinerja ekspor Indonesia, khususnya guna persiapan menghadapi perdagangan bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Dalam kondisi krisis ekonomi, industri garmen menjadi salah satu industri yang bisa bertahan. Bahkan saat Eropa dan Amerika Serikat yang merupakan pasar utama ekspor garmen Indonesia mengalami krisis, industri garmen mampu bertahan dengan mengalihkan pasar penjualannya ke pasar lokal. Banyaknya produk Indonesia yang beredar diluar negeri ini menjadi dasar ide kerjasama dengan negara-negara maju demi menyokong pertumbuhan ekonomi negara.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen mengupayakan berbagai program yang bisa mendorong pelaku usaha mempererat kerja sama dengan pihak Uni Eropa. Terutama kerja sama di bidang perdagangan sektor produksi TPT.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Nus Nuzulia Ishak mengungkapkan, bahwa menjalin kerja sama dalam bidang perdagangan dengan Uni Eropa akan sangat menguntungkan.

Menurutnya, saat ini kerja sama pebisnis Indonesia dengan Uni Eropa belum begitu dekat. Industri TPT bisa memanfaatkan keberadaan CEPA untuk memperbesar pasar ekspor ke Uni Eropa.

Tags:
author

Author: