Gawat! Ada ‘Pasien Ebola’ di Madiun

ebola

Madiun~ Kabar mengejutkan datang dari Madiun. Seorang warga berinisial M asal Desa Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur diduga kuat suspect virus ebola. Gejala yang dialami penderita hampir sama dengan penyakit malaria, yakni panas tinggi, sakit kepala yang diikuti mual-mual, muntah, dan diare. Pasien yang juga mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Afrika  ini dirawat di Rumah Sakit Umum dr Soedono Madiun.

Berdasarkan keterangan Kepala bidang pelayanan medik Rumah Sakit dr Soedono Madiun, pasien yang belum disebutkan namanya tersebut saat ini berada di ruang isolasi.

“Pasien itu mulai kemarin malam menjalani perawatan medis di ruang isolasi rumah sakit dr Soedono. Kami dan para perawat menangangi pasien itu sebagai suspect ebola,” demikian tutur kepala bidang pelayanan medik Rumah Sakit dr Soedono Madiun, dr Syaiful Anwar.

Selain karena menunjukkan gejala yang mirip penyakit malaria, dugaan suspect virus ebola yang dialami pasien muncul karena yang bersangkutan pernah menjalani karantina di Afrika selama sepekan. Dan perawatan tersebut dilakukan sebelum ia pulang ke tanah air.

Tak hanya itu, pasien tersebut selama di Afrika bekerja sebagai pekerja penebang kayu di areal hutan. Nah, areal hutan tersebut termasuk endemis virus ebola.

“Ia dikarantina selama seminggu sebelum pulang ke Indonesia itu karena kepalanya mengalami pusing-pusing dengan badannya panas tinggi disertai muntah-muntah,” lanjut dr Syaiful Anwar seperti diwartakan Metro TV.

Berdasarkan sumber terpercaya, M juga sempat dikarantina saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Proses karantina di Jakarta berlangsung selama sehari. Setelah ‘lolos’ dari proses karantina, ia pun diizinkan untuk pulang ke Madiun.

Namun, M merasa tubuhnya sangat panas dan muntah-muntah sesampainya di tanah kelahiran. Oleh karena khawatir, keluarga segera melarikannya ke Rumah Sakit dr. Soedono.

Kemudian, M begitu inisial yang ditengarai suspect virus ebola ini dikarantina selama sehari begitu tiba di Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Dan sesampai di rumahnya di Kecamatan Gemarang, Madiun, ia kembali merasakan tubuhnya mendadak panas dan muntah-muntah lagi.

Untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik, M akan segera dirujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya. Rumah sakit tersebut dirasa memiliki sarana dan tenaga kesehatan yang lebih komplit.

Tags:
author

Author: