Gubernur Riau Tertangkap Saat Sedang Transaksi, Ini Pendapat Sejumlah Tokoh

annas

Jakarta~ Seorang pejabat publik memang sepantasnya memberikan contoh terbaik untuk rakyatnya. Namun, Gubernur Riau Annas Maamun justru tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat lembaga ini mengadakan operasi tangkap tangan. Annas Maamun tak hanya menjabat sebagai gubernur, ia pun menjadi Ketua DPD Partai Golkar di Provinsi Riau.

Annas Maamun berhasil ditangkap KPK tadi malam, Kamis 26 September 2014, di kawasan perumahan elite Cibubur- Jakarta Timur. Selain Annas Maamun, ada sejumlah tokoh lain  yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan yang dilaksanakan semalam. Diduga, penangkapan tersebut terkait dengan kasus lahan di Indragiri Hilir, Riau.

Ketika ditangkap Annas Maamun kedapatan sedang melakukan transaksi ‘suap bersama seorang penegak hukum. Uang bukti senilai milyaran rupiah turut diamankan KPK dalam operasi yang berjalan sukses tersebut. Selain uang tunai, KPK juga menyita mobil Innova dengan nomor polisi BM 1445 TP milik sang Gubernur Riau, Annas Maamun.

Setelah tertangkap, Annas Maamun langsung diperiksa secara intensif di Gedung KPK, Kuningan Jakarta. Konon, status Gubernur Riau ini baru akan diketahui setelah pemeriksaan intensif dilakukan 1 x 24 jam.

Terkait dengan penangkapan Anas Maamun, politikus Golkar Tantowi Yahya mengaku prihatin. Menurut Tantowi, partai berlambang beringin tersebut akan mengikuti terlebih dahulu proses hukum yang dijalankan KPK.

“Kami prihatin mendengarnya tapi kan ini masih menunggu proses selanjutnya. Ini kan baru tertangkap saja, tersangka juga belum,” ungkap Tantowi Yahya semalam.

Senada dengan Tantowi, Jusuf Kalla yang merupakan wakil presiden terpilih juga menyatakan keprihatinannya akan tertangkapnya sosok yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau. Namun, ketika ditanya wartawan beliau hanya mengeluarkan jawaban yang singkat.

“Prihatin. Prihatin pastinya,” papar Jusuf Kalla.

Tags:
author

Author: