Gunung Slamet Meletus, Hujan Abu Dirasakan Warga Sekitar

gn

Jawa Tengah~ Hari ini, Rabu 17 September 2014, Gunung Slamet kembali erupsi atau meletus. Seperti yang diberitakan Suara Merdeka, hinga Rabu siang dua dentuman keras yang suaranya menggelegar hingga terdengar di Kota Purbalingga.

Berdasarkan catatan Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Surono, erupsi Gunung Slamet terjadi pada pukul 10:37 WIB dan pukul 10:47 WIB. Tinggi letusan Gunung Slamet bahkan mencapai 1.000 m dari puncak.

Akibat letusan tersebut, beberapa kecamatan di Kabupaten Banyumas terkena hujan abu. Kecamatan yang dimaksud ialah Kecamatan Baturraden, Kedungbanteng dan Karanglewas.

Prasetyo Budi Widodo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (BPBP) Kabupaten Banyumas, mengatakan jika hujan abu mengarah ke arah barat dari posisi Gunung Slamet.

“Karena arah angin dan kecepatan anginnya ke barat sehingga yang terkena dampak hujan abunya wilayah-wilayah terdampak sebelah barat gunung”  ucap Prasetyo Budi Widodo.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya (16/9) Gunung Slamet sempat mengalami penurunan aktivitas. Bahkan, warga di sekitar gunung mengaku tidak lagi mendengar dentuman keras seperti yang terjadi sejak tanggal 10-12 September 2014.

Namun seperti yang diungkapkan oleh Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB, penurunan aktivitas Gunung Slamet yang terjadi kemarin belum bisa menyatakan penurunan aktivitas tersebut akan berlangsung terus atau hanya fluktuatif saja.

“Tidak diketahui secara pasti apakah penurunan ini akan terus berlangsung lama ataukah ini hanya fluktuatif saja” ungkap Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan.

Gunung Slamet berada di Jawang Tengah. Terdapat empat kabupaten yang ada di sekitar gunung ini, yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes.

Tags:
author

Author: