Gus Mus: Harus Merevolusi Mental Seperti Apa?

gusmus

Semarang~ Tadi malam (27/8) digelar dialog kebangsaan bertajuk ‘Menjadi Orang Indonesia Yang Beragama dan Berbudaya’ di Semarang. Salah satu pembicaranya adalah budayawan KH A Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Mus menyebutkan jika saat ini banyak orang yang tidak mengenali kemanusiaannya, khususnya mereka kaum elite.

“Pimpinan, anggota DPR, semua yang di atas harus jadi manusia dulu,” paparnya.

Yang dimaksud menjadi manusia bagi Gus Mus ialah mengenali dirinya dengan segala sisi-sisi kemanusiaannya. Dengan demikian ia mampu memanusiakan orang lain dan tidak menganggap dirinya sendiri yang paling benar.

Sosok yang juga menjadi pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Thalibien Rembang ini juga menjelaskan jika ada orang yang menganggap tiap manusia harus seperti dirinya sendiri . Oleh karenanya, mereka menganggap yang lain bukan manusia.

Tidak hanya itu, Gus Mus juga mempertanyakan soal Revolusi Mental yang dipaparkan pemerintahan Jokowi-JK.

“Banyak yang mengatakan revolusi mental. Lalu apa yang sudah kita lakukan? Mestinya kita harus merevolusi mental seperti apa? Kalau mau berubah harus tahu dulu aslinya seperti apa,” lanjutnya.

Saat ini, kata Gus Mus, banyak orang berebut kekuasaan. Namun, sejatinya mereka tidak tahu setelah berkuasa mau berbuat apa.

“Sekarang, orang berebut kekuasaan untuk apa? Setelah berkuasa juga mau apa? Banyak yang mementingkan ‘ngerebut’ kursinya dulu, baru mikir. Setelah dapat kursinya apa yang mau dilakukan?” imbuhnya.

Sumber: Merdeka.com

Tags:
author

Author: