Harapan Elsam untuk UU ITE

virus

Jakarta~ Salah satu undang-undang yang tengah digodok oleh Komisi I DPR ialah revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) akan mencabut Pasal 27 yang mengatur tentang pencemaran nama baik.

Beragam pendapat muncul terkait proses ini. Salah satunya dari peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam), Anggara. Ia berpendapat jika keberadaan Pasal 27 dalam UU ITE memang dikhawatirkan membelenggu kebebasan dalam menyampaikan pendapat karena menimbulkan efek ketakutan.

“Orang sekarang mau kritik Presiden Jokowi mikir-mikir kan atau mau buat meme juga mikir-mikir gitu karena mereka takut dilaporkan,” sebut Anggara dalam diskusi Revisi UU ITE dan Arah Kebijakan Penataletakan Dunia Maya di Indonesia di Jakarta (14/6).

Seperti diwartakan Kompas, saat ini Revisi UU ITE dibahas oleh Panja UU ITE di Komisi I DPR.

“Kita belum tahu apakah nanti akan menghasilkan kontradiksi atau tidak. Apakah nanti akan membatalkan di Komisi I, kita kan belum tahu,” tambahnya.

Ia menyarankan jika persoalan pencemaran nama baik hanya diatur dalam KUHP. Karena dalam praktiknya pun, jaksa lebih sering mengajukan tuntutan di bawah lima tahun.

“Lebih sering bahkan hukuman yang dijatuhkan adalah hukuman percobaan,” tandasnya.

Rate this article!
Tags:
author

Author: