Harapan Ketua PBNU Terkait Kasus Tanjungbalai

said

Gresik~ Banyak pihak berharap kerusuhan di Tanjungbalai, Sumatera Utara, tidak terjadi lagi. Harapan tersebut antara lain disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), KH Said Aqil Siradj.

Menurutnya, kalau ditelusuri kasus Tanjungbalai itu lebih disebabkan akumulasi persoalan sosial.

“Zaman sekarang, cari makan saja susah. Kondisi itulah yang harus dikikis bersama, bagaimana menciptakan masyarakat yang berkeadilan sosial,” sebut kiai asal Cirebon ini  Said saat menghadiri silaturahmi dan halakah kebangsaan PC GP Ansor di aula PC NU Gresik (1/8).

Terkait dengan pengeras suara yang dianggap sebagai pemicu kasus rusuh Tanjungbalai, menurutnya sudah ada aturan yang menjadi pegangan.  Aturan dimaksud menyebutkan jika penggunaan pengeras suara dari tempat-tempat ibadah itu disesuaikan dengan kebutuhan. Apabila skala masyarakatnya luas, sangat wajar menggunakan pengeras suara yang lebih.

“Jangan jam 2 (dini hari, Red) volumenya dikeraskan,” tegasnya seperti diwartakan Jawa Pos.

Pemerintah maupun masyarakat luas juga diharapkannya bisa lebih jernih dalam menyikapi kasus kerusuhan Tanjungbalai.

“Saya berharap tidak ada lagi lah. Karena kita hidup harus saling menghormati,” tandasnya. 

Tags:
author

Author: