Harga Cabai Meroket, Petani di Purwakarta Tersenyum Senang

cabai

Purwakarta – Kenaikan cabai menjadi perbincangan di berbagai forum. Ada yang dibuat resah dengan kenaikan ini, ada juga yang mengaku diuntungkan dengan kenaikan harga cabai. Salah satu yang merasa diuntungkan ialah petani cabai di Desa Cilingga Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Salah satu petani, Rukman (47), mengemukakan jika ia sejak enam bulan terakhir menanam cabai di lahan seluas 1 hektare. Ia mengaku sudah memanen 1.8 ton. Di waktu-waktu sebelumnya, harga yang ia jual ke pengepul hanya Rp 40 ribu per kilogram (kg).

“Sekarang saya bisa jual Rp 90 ribu hingga 97 ribu per kg ke pengepul, atau langsung ke pasar,” ungkapnya (12/1).

Desa Cilanga memang memiliki banyak petani, mayoritas menanam cabai. Di kawasan pertanian desa ini, sarana pengairan cukup memadai karena disuplai aliran sungai serta sejumlah mata air yang melimpah.

“Saya sudah delapan kali panen, selama panen itu harga cabai tidak langsung naik, tapi bertahap mulai dari Rp 60 ribu hingga seperti sekarang lebih dari Rp 90 ribu,” jelas Rukman sebagaimana diwartakan merdeka.com.

Petani lain, Aep Saefullah (50), mengemukakan jika ia menanam cabai di lahan seluas 1 hektare dan telah enam kali panen. Harga cabai yang ia jual saat panen di atas Rp 70 ribu.

“Rata-rata petani di sini sekarang panen cabai dijual Rp 90 ribu-an lebih. Ini sih menguntungkan, berkah awal tahun,” beber Aep.

Tags:
author

Author: