Harga Minyak Mentah Sentuh Titik Rendah Baru Awal Desember

harga minyak mentah turun drastis

LONDON – Harga minyak mentah dunia turun lagi ke level terendah baru pada Senin (1/12). Akibatnya, saham-saham perusahaan energi tersedot jatuh, sedangkan saham-saham perusahaan tambang terdampak lemahnya data manufaktur Tiongkok.

“Saham-saham sektor minyak juga mendorong penurunan (indeks) FTSE,” ujar Alastair McCaig, analis pasar dari IG.

Namun begitu, saham raksasa listrik Jerman justru melonjak, menyusul rencana perseroan memisahkan operasional energi konvensional dan fokus ke energi terbarukan.

Harga minyak mentah dunia turun ke level terendah dalam lima tahun pada Senin, sehingga memperpanjang aksi jual besar-besaran sepanjang pekan lalu. Pemicunya adalah keputusan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertahankan kuota produksi 30 juta barel per hari (bph), kendati pasokan berlebih dan harga anjlok.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent Laut Utara untuk pengiriman Desember 2014 turun ke level terendah dalam empat tahun sebesar US$ 81,23 per barel. Harga itu naik lagi menjadi US$ 81,88 pada penutupan sesi perdagangan pagi di London, Inggris, tapi masih lebih rendah US$ 46 sen dibandingkan level penutupan Senin (10/11).

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2014 turun US$ 23 sen menjadi US$ 77,17 per barel. Harga minyak mentah WTI anjlok US$ 1,25 di New York, AS, Senin setelah Kuwait menyatakan, OPEC tidak akan memangkas produksi dalam pertemuan di Wina, Austria, 27 November 2014.

Menteri Perminyakan Kuwait Ali Al Omair mengatakan, kartel 12 negara itu tidak akan memangkas produksi rutin pada pertemuan di kantor pusatnya tersebut.

Tags: