Hebat! Arief Yahya Akan Gunakan Medsos untuk Promosi Wisata Indonesia

arief yahya

Jakarta~ Sudah menjadi rahasia umum jika Indonesia memiliki beragam objek wisata yang diyakini dapat menjadi ‘sumur uang’ bagi Republik Indonesia dan masyarakat yang ada di dalamnya. Mulai dari wisata alam, sejarah, religi, hingga wisata buatan semuanya ada di Indonesia.

Namun, promosi di kancah internasional masih sangat kurang sehingga banyak pelancong mancanegara yang hanya mengenal Bali. Padahal, bali hanya satu dari jutaan objek wisata yang ada di negara kepulauan ini.

Untuk mengoptimalkan sektor Pariwisata, Presiden Jokowi telah memilih Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata. Sesuai dengan nama kabinetnya ‘Kerja’, Presiden Jokowi tentu sangat berharap Arief Yahya dapat menjadikan pariwisata Indonesia lebih berkembang dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Menyambut harapan presiden dan masyarakat Indonesia pada umumnya, Arief Yahya akan mengerahkan segenap kemampuannya guna memajukan sektor pariwisata. Bahkan, ia akan menggunakan berbagai media sosial (medsos) seperti Facebook dan Twitter untuk mempromosikan keelokan wisata Indonesia.

“Kami tetap pakai cara konvensional. Tapi kami juga menggunakan (cara) non-konvensional seperti social media yang sifatnya global tapi personal,” ungkap Arief Yahya dengan optimis.

Sebagai sosok yang memiliki peran penting di PT Telkom, media sosial tentu bukan sarana yang asing bagi Arief Yahya. Ia menganggap pengembangan teknologi informasi dan komunikasi melalui soft infrastructure lebih murah dibanding membangun infrastruktur utama.

Tidak tanggung- tanggung, Arief Yahya menarget 10 juta wisatawan datang ke Indonesia setiap tahunnya. Ia tidak ingin sektor pariwisata Indonesia kalah dengan negara tetangga.

“Kita tidak boleh kalah dari Malaysia dan Thailand. Kalau sampai kalah, malu saya, malu kita,” kata Arief Yahya.

Dari sekian jenis pariwisata yang ada di Indonesia, wisata bahari-lah yang dalam jangka waktu dekat akan mendapat perhatian khusus dari Arief Yahya. Selain karena saat ini Kementerian Pariwisata berada di bawah Kementerian Koordinator Kemaritiman, Arief Yahya menganggap promosi wisata bahari masih sangat kurang.

Tags:
author

Author: