Hindari Pola Pikir Negatif, dengan Pandai-pandai Memilih Teman

bersama

JAKARTA – Emosi negatif seringkali mendominasi perasaan kita. Saat rasa marah, benci, curiga dan prasangka buruk menguasai diri kita waspadalah, karena hal ini menandakan bahwa jiwa kita sedang teracuni hal negatif,

Dilansir darai Kompas.com, Ketua Program Studi S1 Fakultas Psikologi Universitas Atma Jaya, Dr. Yohana Ratrin Hestyanti, Psi, mengungkapkan, ada beberapa pemicu yang memunculkan emosi negatif dalam diri kita.

Lingkungan kelurga adalah pengaruh utama yang mempengaruhi munculnya emosi negatif, selalu menyalahkan dan memandang buruk dan selalu curiga.

Yohana mengatakan, terkadang banyak sekali tuntutan masyarakat terhadap kehidupan pribadi kita, seperti memandang keberhasilan semata berdasarkan materi, hingga status pernikahan. Akibat inilah membuat orang menajdi merasa gagal dan berfikir negatif tentang orang lain. Faktor lainnya adalah pengalaman hidup juga bisa memicu terbentuknya racun dalam mental. Adapun faktor lain yang mempengaruhi munculnya emosi di era modern adalah media sosial.

Penggunaan media sosial yang tidak bijaksana dapat meracuni pola pikir. Banjirnya informasi negatif bisa menyulut emosi negatif seseorang, misalnya iri dengan kesuksesan orang lain atau tersulut emosi membaca berita yang belum tentu benar. Hal-hal itu akhirnya bertumpuk menjadi racun bagi mental.

Yohana menyarankan, kita harus bisa menghindari hal-hal yang dapat memicu emosi negatif. Karena, pola pikir  yang selalu dipengaruhi eamosi negatif dapata menurunkan kualitas mental, menjadi stres, dan akhirnya juga menurunkan kualitas hidup.

“Berkumpulah dengan orang-orang yang pola pikirnya positif dan memiliki kegiatan positif. Jika sulit mengatasi suatu masalah sendirian, jangan ragu untuk meminta bantuan teman dekat hingga psikolog”, ujar Yohana.

Tags:
author

Author: