Indonesia Harus Selalu Waspada, Kenapa?

gempa

Bandar Lampung – Gempa bumi dengan kekuatan 5,7 skala richter (SR) mengguncang Maluku Utara pada Sabtu (25/4) pukul 23.41 WIB. Gempa terjadi di 3,03 Lintang Utara, 128,03 Bujur Timur atau 88 kilometer (km) barat Laut Pulau Morotai, pada kedalaman 12 km.
Dari hasil prediksi pusat gempa beasal dari di laut. Gempayang terjadi dua hari yang lalu tersebut tidak berpotensi tsunami. Sehingga, dapat dipastikan kondisi masyarakat tenang dan aktivitas tetap normal.

Guncangan bumi selama 2 detik ini juga terasa hingga Tobelo Halmahera Utara, meskipun hanya terasa seperti getaran saja (gempa lemah). Sementara di Halmahera Barat gempa tidak terasa.  Sementara itu, gempa kembali mengguncang bumi Indonesia pada Minggu (26/4), pukul 17.37 WIB. Gempa dengan kekuatan 5,2 skala Richter tersebut terjadi di tenggara Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika gempa tersebut berpusat pada koordinat Lintang 10.65 derajat Lintang Selatan (LS) dan Bujur 120.37 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 12 km. Dan dalam gempa kali ini pun BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami. Adapun lokasi gempa terjadi di daratan Sumba; 83 km tenggara Sumba Timur; 148 km tenggara Sumba Tengah; 153 km tenggara Sumba Barat; 360 km barat daya Kupang NTT; dan 1.585 km tenggara Jakarta.

Meskipun demikian, sebagai negara yang memiliki wilayah yang kerap dilanda gempa bumi, Indonesia tetap harus selalu waspada. Sebab, gempa susulan dapat terjadi sewaktu-waktu, dan tsunami pun dapat terjadi kapanpun diluar perkiraan. Sebagaimana gempa yang melanda Nepal beberapa waktu lalu, hingga kini korban akibat bencana tersebut masih terus bertambah.

Tags:
author

Author: