Indonesia Siapkan Dana Untuk Biayai Sejumlah Negara Berkembang yang Akan Hadir Dalam KAA

kab

Bandung – Jelang Konferensi Asia Afrika 24 April mendatang, sekitar 30-an negara sudah memastikan kehadirannya untuk berkunjung ke Indonesia. Dalam rangka menyambut puluhan tamu negara dalam peringatan konferensi terbesar dalam sejarah kemerdekaan negara-negara Asia-Afrika ini membutuhkan dana besar. Seperti terkait pendanaan teknis mulai transport, akomodasi, dan lain-lain

Hal tersebut sebagaimana di ungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno usai melaporkan penyelenggaraan KAA ke pimpinan DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Pratikno menjelaskan, terkait pendanaan yang berhubungan dengan substansi yang dikelola Kemenlu dan dikelola APBN. Dana perjalanan beberapa negara berkembang dikelola oleh Kementerian Luar Negeri dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pratikno menyebutkan, setidaknya dana yang dianggarkan dari APBN ada lebih dari Rp 200 miliar. Sementara dana untuk penyelenggaraan di Bandung dikelola oleh Kementerian Pariwisata.

Hal ini dikarenakan, tidak semua negara yang hadir di Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Bandung pada 24 April mendatang, berangkat ke Indonesia dengan biaya sendiri. Sesuai perjanjian internasional, biayanya akan ditanggung host atau tuan rumah. Oleh karena itu, dalam peringatan KAA ke-60 tahun 2015 ini, Indonesia akan membiayai sejumlah negara berkembang yang tidak mampu untuk hadir dalam peringatan KAA tahun ini di Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan memandang acara KAA ini tidak hanya terkait dana. Namun, KAA merupakan momentum besar bagi Indonesia unjuk gigi di mata dunia. Dia berharap setelah ini semakin tinggi kerja sama internasional yang terjalin.

Tags:
author

Author: