Ini Alasan Menteri Susi Ingin Mengundurkan Diri

susi

Jakarta-  Kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam 100 hari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla banyak dinilai positif. Bahkan, dengan berbagai gerakannya, Susi membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapatkan perhatian besar publik. Salah satu kebijakan yang diterapkan Menteri Susi dan dinilai berhasil adalah kebijakan pelarangan melakukan bongkar muat ikan di tengah laut atau yang dikenal dengan istilah transhipment.

Meskipun begitu, berbagai kebijakan yang dikeluarkannya selama  empat bulan memimpin ditujukan untuk memperbaiki sistem tata kelola sektor kelautan dan perikanan nasional tidak mudah diterima oleh beberapa pihak. Terlebih lagi ketika mantan CEO Susi Air ini memimpin misi pembrantasan ilegal fishing, dan penghancuran kapal nelayan asing.   Termasuk juga terbitnya peraturan baru yang melarang penggunaan jaring trawl .

Namun, secara mengejutkan beberapa waktu lalu Menteri Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa dirinya hanya ingin menjabat sebagai menteri selama dua tahun. Saat ditanya lebih jauh soal alasan pernyataannya itu, Susi mengisyaratkan bahwa saat ini terlalu banyak tekanan kepadanya. Bahkan, ia mengaku sudah capek karena terlalu banyak siksaan.

 “Enggak (mau lebih dua tahun), capek, siksaan terlalu banyak,” ucap Susi.

Maka dari itu, mulai sekarang ia sedang  mencari figur yang tepat untuk penngganti dirinya  kelak. Menteri Susi mengatakan, sebenarnya banyak figur yang jauh lebih pintar darinya yang mampu memangku jabatan sebagai Menteri KKP.

Menteri Susi cenderung memilih figur penggantinya dari kalangan birokrat, yang mengerti persoalan kelautan dan perikanan Indonesia.  Susi Pudjiastuti percaya orang yang berlatar birokrasi terutama di kalangan kementerian KKP cepat beradaptasi ketika terjadi suksesi nantinya.

Tags:
author

Author: