Ini Dia, Alasan Kaum Kaya Berimigrasi

new york

HONGKONG – Dalam hal keinginan untuk bermigrasi ke negara lain kaum kaya asal Qatar berada di urutan kedua setelah Tiongkok. Berada di peringkat ketiga setelah Tiongkok dan Qatar adalah kaum kaya asal Amerika Latin. Para ahli mengungkapkan, para imigran tersebut ingin mencari masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak mereka, melarikan diri dari polusi, dan memperoleh proteksi dari ketidakstabilan ekonomi dan politik.

Berdasarkan  hasil survei Barclays diketahui bahwa sekitar 47 persen dari 50 responden Tiongkok menyatakan keinginannya untuk pindah ke negara lain dalam kurun 5 tahun mendatang. Penelitian ini melibatkan kaum kaya dari seluruh dunia sebagai respondennya. Lebih dari 2.000 orang responden dengan aset mencapai 1,5 juta dollar atau sekira Rp 17,5 miliar, menyatakan beberapa negara yang paling ingin dituju diantaranya adalah Hongkong, Kanada, dan Amerika Serikat.

Sementara itu, sekitar 36 persen dari responden menyatakan keinginan mereka untuk bermigrasi dalam beberapa tahun ke depan, dengan alasan untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik bagi keturunan mereka.

Selain itu, warga Tiongkok terpikat dengan program visa investor imigran yang populer ditawarkan AS dan Kanada. Hal tersebut mengakibatkan, minat akan visa untuk bermigrasi saat ini sangat tinggi prosentasenya, sehingga pemerintah Kanada harus menghentikan program tersebut pada awal tahun ini. Melihat hal tersebut, AS pun menyatakan tidak dapat menyediakan visa bagi warga Tiongkok.

Hingga saat ini masih banyak kaum kaya asal Tiongkok yang masih mencari “tanah air baru”. Pencarian ini dimaksudkan untuk mencari kualitas hidup yang lebih baik, sebagai akses untuk pendidikan dan lapangan kerja yang lebih baik untuk anak-anak, dan keamanan ekonomi mereka.

.

Rate this article!
Tags:
author

Author: