Ini Dia Sejarah Rokok Kretek

rokok

Pewartaekbis~ Anda tentu sudah sangat akrab dengan yang namanya rokok kretek. Tapi taukah Anda, jika ternyata rokok yang sangat laris di pasaran ini merupakan penemuan orang Kudus? Adalah Haji Jamhari, sosok yang dipercaya sebagai penemu rokok kretek.

Saat mengalami saki di bagian dada, Haji Jamhari mencoba mengoleskan minyak cengkih di bagian dada dan punggungnya. Ternyata cara ini sangat ampuh. Ia pun mencoba cara lain, yakni merajang cengkih untuk dicampur dengan berbagai rempah  rempah dan dilinting menjadi batang rokok.

Keuletannya membuat batang rokok yang ’orisinil’ karyanya ini membuat nama Haji Jamhari berkibar. Seiring dengan banyaknya jumlah pesanan rokok buatannya, ia pun mulai memproduksi rokok dalam jumlah besar.

Soal nama kretek, nama tersebut berasal dari bunyi ’kretek-kretek’ saat mengisap rokok buatan Haji Jamhari. Bunyi tersebut berasal dari cengkih dan aneka rempah yang terbakar. Lambat laun, rokok buatan Haji Jamhari ini pun disebut dengan rokok kretek karena bunyinya yang khas, yakni ’kretek-kretek’.

Meski demikian, saat itu kretek tidak langsung dibuat dalam bentuk industri. Adalah Mas Niti Semito, tokoh yang berjasa besar dalam mengembangkan rokok dalam bentuk industri. Dengan rokok kretek merek Bal Tiga, ia mampu merekrut 10.000 karyawan dan mengawali masa keemasan rokok kretek.

Selanjutnya, perusahaan-perusahaan rokok kretek baru mulai tumbuh. Pabrik Kretek Goenoeng Kedoe, Tebu dan Cengkeh, Delima, Jangkar, Garbis dan Manggis, Sukun, Nojorono, dan Jambu Bol merupakan pabrik rokok yang berdiri kemudian.  Selanjutnya, pada tahun 1951 berdirilah pabrik Rokok Djarum yang hingga saat ini masih cukup berjaya dalam industri rokok global.

Penasaran dengan sejarah lengkap tentang rokok kretek? Kunjungi saja Museum Kretek yang ada di Kabupaten Kudus. Di sana tersedia informasi lengkap soal perkembangan rokok kretek.

Rate this article!
Tags:
author

Author: