Ini Dia Tokoh-tokoh IT di Balik Situs Kawalpemilu.org

kawalpemilu org

Situs kawalpemilu.org buatan anak bangsa

Pewartaekbis — Rahasia, namanya juga rahasia,” demikian jawab Ainun Najib (28), koordinator crowd sourcing kawalpemilu.org dilansir dari detikcom, Rabu(16/7/2014).

Ainun Nadjib juga tetap enggan mengatakan siapa saja di balikpembuatan situs kawalpemilu.org yang marak dibicarakan itu. Dia hanya mengatakan bahwa dua orang pembuatnya adalah temannya yang bekerja di Silicon Valley dan alumni TOKI (Tim Olimpiade Komputer Indonesia).

Seperti banyak diberitakan, situs kawalpemilu.org sedang booming di dunia maya. Sebanya situs ini dibuat oleh anak-anak bangsa yang ingin mengawasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari rekapitulasi hasil scan formulir C1.

Masih menurut Ainun yang juga lulusan Computer Engineering Nanyang Technological University (NTU) tahun 2007 yang sudah 7 tahun bekerja di perusahaan IT di Singapura ini, dirinyalah yang ditunjuk oleh dua orang “misterius” dari Silicon Valley, Amerika Serikat itu untuk menjadi juru bicara.

” Mereka down to earth banget. Padahal saya sudah bilang ini sepertinya bakal ramai di media. Jadinya saya yang ditunjuk jadi koordinatornya, diwawancarai seperti ini,” paparnya.

Yang mungkin membuat masyarakat salut adalah mereka tulus membuat situs tersebut untuk kemajuan bangsa, bukan semata-mata untuk mencari sensasi apalagi materi. Ainun dan kawan-kawannya justru berharap bahwa situs kawalpemilu.org tidak diperlukan lagi di Pemilu mendatang. Maksudnya supaya  KPU lebih mengoptimalkan lagi penggunaan teknologi informasi pada pemilu 5 tahun lagi.

“5 Tahun ke depan saya harap sudah tidak perlu. Karena sudah dilakukan KPU, harapan kami sudah bagus untuk penghitungannya menggunakan IT,” jelas Ainun.

Sistem pemilihan pada 5 tahun ke depan memang belum bisa menggunakan IT seperti di AS karena di tingkat desa dan kecamatan terpencil masih sulit infrastruktur internet. Minimal penghitungan suara, sudah bisa direkapitulasi menggunakan IT.

“Asalkan presiden yang baru terpilih punya komitmen mengintegrasikan sistem IT ke pemerintahan, atau e-government. Penghitungan bisa menggunakan IT, jadi nggak manual lagi. E-government ini penting sekali,” ujar alumni Tim Olimpiade Matematika Indonesia ini.

Tags:
author

Author: