Ini Hasil Pembicaraan Tim Transisi Ekonomi dengan CT

kantor transisi jokowi JK

Pewartaekbis –Pada Rabu (10/9/14) Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla mengunjungi Menteri Koordinator BIdang Perekonomian, Chairul Tanjung atau CT untuk membicarakan sejumlah program terkait penyesuaian ruang fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015.

Rini Soewandi  selaku Kepala Tim Transisi mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki beberapa program terkait APBNP yang nantinya masih akan digodog bersama beberapa fraksi. Menurutnya adanya dana APBN Rp180 triliun masih relatif cukup untuk sekarang ini.

“Kami juga sedang mengkaji data kemiskinan yang sudah sangat update dan mendetil,” ungkapnya ketika bertemu dengan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Rini juga menyatakan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga transisi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ke Jokowi bisa berjalan dengan baik. Pada minggu-minggu yang akan datang, Rini berharap komunikasi dapat lebih intens dan mendalam.

Sementara itu, Deputi Tim Transisi Hasto Kristiyanto menambahkan, pertemuan tersebut membahas beberapa hal konstruktif. Salah satunya adalah realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2014 yang memberikan fundamen fiskal yang jauh lebih baik bagi pemerintahan baru.

Dia mencontohkan, dari Kementerian Perdagangan saat ini baru membelanjakan 38 persen anggaran, karena memang ada spirit untuk membantu pemerintahan baru dengan kondisi fiskal lebih baik.

Selain itu, lanjutnya, terdapat ruang untuk percepatan pembahasan APBNP 2015 yang memungkinkan pemerintahan baru untuk mengusulkan hal tersebut pada RAPBNP November atau Desember.

“Hal itu akan membuat tim Jokowi-JK mampu mempersiapkan lebih dini,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan ia akan siap membantu persiapan pemerintahan yang akan datang. Selain itu, pertemuan antara pihaknya dengan Tim Transisi bertujuan agar pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla bisa berjalan dengan baik.

“Yang dibahas adalah bagaimana RAPBN yang dibuat oleh pemerintah saat ini, bakal sinkron dengan pelaksanakan pemerintahan yang akan datang. Kami harap ada kesinambungan,” ujarnya.

Tags:
author

Author: