Ini Kata Pakar, Indonesia Harus Punya Strategi yang Realistis

eks

JAKARTA – Akselerasi ekspor dan perdagangan internasional dapat dicapai jika Indonesia memiliki produk-produk yang berdaya saing tinggi. Oleh karena itu, Indonesia harus memilki strategi yang realistis. Namun, strategi ekspor tersebut harus dibedakan di berbagai negara sesuai dengan pangsa pasarnya.

Jadi, Indonesia harus jeli melihat struktur ekonomi di setiap negara tujuan ekspor. Sebab, di masing-masing negara memiliki segmen pasar dan produk yang berbeda. Demikian pernyataan dari Pengamat ekonomi, Hendri Saparini.

“Di Malaysia share dari ekspor terhadap ekonomi cukup tinggi karena produk mereka kompetitif”.

Henri mengatakan, adanya kebijakan yang saling terintegrasi antar kementerian merupakan hal terpenting untuk meningkatkan ekspor. Karenannya, Henri mengatakan, pemerintah harus bisa memilah sektor apa saja yang akan di dorong untuk menjadi produk ekspor.

Lebih lanjut Henri mengatakan, bahwa agar dapat dijadikan sebagai acuan bagi pemerintah, setelah pemerintah memilih beberapa sektor sebagai pendorong untuk menjadi produk ekspor, maka kemudian strategi tersebut dituangkan ke dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN).

“Kita akan bisa mencapai pertumbuhan ekspor, namun harus ada sinergi kebijakan dan kesungguhan dari RPJMN,” kata Henri.

Sebab, dengan kebijakan investasi dan strategi yang jelas, maka bisa mengarahkan swasta untuk masuk di sektor mana yang menjadi tujuannya. Henri mengambil contoh, dengan memaparkan negara Cina. Ia mengatakan, Cina bisa mendorong ekspor manufaktur sebesar 95 persen dikarenakan adanya insentif biaya yang murah sehingga mampu berkompetisi.

Tags:
author

Author: