Ini Keempat Kalinya Indonesia Terpilih Menjadi Dewan HAM PBB

 bca

New York – Indonesia kembali terpilih sebagai anggota Dewan HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Terpilihnya Indonesia bersama Bangladesh, India dan Qatar sebagai anggota Dewan HAM PBB mewakili wilayah Asia Pasifik periode 2015-2017.

Dewan HAM PBB merupakan badan antar pemerintah di dalam sistem PBB yang bertugas untuk memperkuat upaya pemajuan dan perlindungan HAM di seluruh dunia. Dewan HAM yang beranggotakan 47 negara tersebut dibentuk pada tahun 2006.

Pada saat itu, Dewan HAM menggantikan Komisi HAM yang dinilai kental dengan nuansa politisasi isu HAM. Dewan HAM memiliki berbagai mekanisme perlindungan HAM, antara lain Universal Periodical Review (UPR) yang bertujuan untuk mengkaji situasi HAM semua negara anggota PBB tanpa kecuali.

Indonesia sendiri telah dipercaya menjadi Dewan HAM PBB sejak tahun 2006. Pada saat itu Dewan HAM PBB berkedudukan di Jenewa, Swiss, Indonesia merupakan salah satu negara anggota pertama yang menjadi anggota badan khusus PBB tersebut. Kepercayaan kembali menjadi Dewan HAM untuk periode 2015-2017 Indonesia terpilih kembali untuk yang keempat kalinya.

Dalam pemilihan melalui pengambilan suara ini turut terpilih juga Botswana, Republik Kongo, Ghana dan Nigeria untuk mewakili Kelompok Afrika. Sementara Belanda dan Portugal terpilih untuk Kelompok Eropa Barat. Kemudian El Salvador, Bolivia dan Paraguay untuk Kelompok Amerika Latin dan Karibia. Sedangkan untuk kelompok Eropa Timur, terpilih negara Albania dan Latvia sebagai perwakilan Dewan HAM PBB.

Duta Besar dan Perwakilan Tetap RI untuk PBB di New York, Desra Percaya mengatakan, terpilihnya kembali Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB merupakan suatu bukti nyata kepercayaan masyarakat internasional terhadap upaya Indonesia dalam memajukan perlindungan HAM. Dengan kepercayaan ini semakin memperkuat konsolidasi demokrasi Indonesia, dan memberi dukungan terhadap pemerintahan Indonesia yang baru.

Desra menambahkan, terpilihnya kembali Indonesia menjadi Dewan HAM mengantarkan kembali Indonesia dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, depannya Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk terus memajukan dan melindungi HAM di tingkat nasional. Serta memberikan sumbangsih pada upaya bersama di tingkat regional dan internasional.

Tags:
author

Author: