Ini Yang Perlu Dilakukan Pemerintah Untuk Menarik Minat Investor

industri
Jakarta – Pemerintah tengah mengembangkan program pembangunan kawasan industri di luar pulau Jawa. Pembangunan dilakukan di 13 kawasan di luar pulau Jawa dan 2 kawasan di pulau Jawa. Terkait hal tersebut Presiden Jokowi meminta Direktur Utama PT Kawasan Industri Jababeka Tbk,  agar memberikan usulan bagaimana mengembangkan kawasan industri agar dilirik para investor.
Menanggapi hal ini Darmono menjelaskan, bahwa dalam pengembangan sebuah kawasan industri di luar Jawa yang terpenting adalah pemberian insentif bagi perusahaan-perusahaan atau investor yang mau masuk ke kawasan industri tersebut. Ia mencontohkan, pemberian tax holiday bagi investor yang berinvestasi di Jawa harus dibedakan fasilitasnya dengan investor yang akan berinvestasi di luar Jawa. Dengan kata lain pemberian insentif yang menarik bagi investor yang berminat investasi di luar Jawa dijadikan salah datu faktor pemicu. Sebab, aspek infrastruktur di luar pulau Jawa masih minim.

Ia mengungkapkan, semua investor bisa ditarik asal insentifnya berbeda. Namun, jika semua insentifnya sama para investor lebih tertarik berinvestasi di Jakarta. Hal ini dikarenakan kota Jakarta dipandang paling menarik bagi para investor.

“Misalnya insentif 10 tahun tax holiday, kalau sama semua ke Pulau Jawa. Kalau di Morotai misalnya, dikasih insentif tax holiday, 100 tahun lah. Baru orang mikir kan. Sehingga orang berpikir kalau gitu saya mau. Kalau di pulau belum ada infrastruktur, dia yang harus kita kasih insentif dong. Waktu itu langsung menteri-menteri dikasih tahu, mesti begitu,” kata Darmono.

Selain itu, pemerintah juga perlu segera melengkapi infrastrukturnya. Sebab, minat para investor akan berkurang jika pembangunan infrastrukturnya dibebankan pada  mereka. Sementara itu, pemerintah juga harus segera menuntaskan beberapa kendala seperti, pembebasan tanah, perizinan dan community development atau pengembangan masyarakat.

Tags:
author

Author: