Investasi Tiongkok Naik Menjadi 40,3 Miliar Dollar AS

ivestasi Tiongkok Naik lima persen

Pewartaekbis.com, BEIJING– Dalam kuartal pertama 2014, Investasi asing langsung (FDI) ke Tiongkok  tahun-ke-tahun naik menjadi US$40,3 miliar atau  5,0 persen, terangkat oleh dana-dana dari tetangga Asia, pada Jumat (16/5).

Untuk FDI April saja — yang tidak termasuk investasi di sektor keuangan — naik 3,4 persen pada US$8,7 miliar, kementerian perdagangan mengatakan dalam sebuah pernyataan. Namun, angka itu turun dari US$12,24 miliar yang terlihat pada Maret.

“Investasi dari negara-negara dan wilayah utama ke Tiongkok mempertahankan momentum pertumbuhan stabil,” kata juru bicara kementerian Shen Danyang seperti dilansir Investor Daily.

Tercata ada lima investor besar termasuk Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Jepang dan  Hong Kong, pada periode Januari-April, demikian kata kementrian Tiongkok.

Namun, karena memburuknya konflik politik atas pulau yang disengketakan di Laut Tiongkok Timur, membuat perusahaan Jepang enggan menggelontorkan dananya ke Tiongkok. Akibatnya investasi dari Jepang anjlok 46,8 persen menjadi 1,6 miliar dolar AS, katanya.

Sementara itu, Investasi dari Amerika Serikat turun 11,4 persen dalam empat bulan pertama menjadi 1,2 miliar dolar AS. Meski demikian, Amerika tetap merupakan salah satu dari 10 investor terbesar, imbuh kementerian itu.

Secara terpisah, kementerian mengatakan investasi luar negeri Tiongkok di sektor non-keuangan dari tahun-ke-tahun turun menjadi 25,69 miliar dolar AS pada periode Januari-April atau berada pada angka 12,9 persen.

Investasi asing ke Tiongkok berbalik naik (rebound) pada 2013 menjadi 117,59 miliar dolar AS, tetapi pelambatan pertumbuhan negara ini bisa mengganggu arus masuk investasi tahun ini.

Investasi Tiongkok di Amerika Serikat naik 173,3 persen tahun-ke-tahun menjadi 1,7 miliar dolar AS, sedangkan di Uni Eropa meningkat 2,2 persen menjadi 700 juta dolar AS, katanya, dalam sebuah keterbukaan langka nilai absolut bagi pasar individu.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menerima investasi senilai 1,58 miliar dolar AS dari Tiongkok pada periode tersebut, naik 5,7 persen dari setahun lalu, tambahnya.

Namun, investasi di Hong Kong dan Australia masing-masing menurun 41 persen dan 0,7 persen tahun-ke-tahun pada periode tersebut, kata kementerian.

Pemerintah Beijing melakukan upaya untuk memenuhi pasokan sumber daya penting serta melakukan akuisisi di luar negeri agar mendapatkan akses pasar dan pengalaman internasional dengan cara mendorong perusahaan-perusahaan untuk pergi “keluar”.

Tags: