Jakarta Bangun Lahan Pertanian Modern di Marunda

pertanian hidroponik Marunda

Jakarta — Sebagai percontohan pertanian modern hidroponik, Pempov DKI Jakarta membangun sistem pertanian modern atau hidroponik di Rumah Susun Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Jika menunjukkan perkembangan positif, akan dibangun di 20 lokasi lainnya di Jakarta.

Dua puluh titik pertanian modern itu lokasinya akan diutamakan di dekat rumah susun yang ada di Jakarta. Kemudian di beberapa kampung deret yang sebelumnya sudah dibangun. Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat rusun, imbuh gubernur Joko Widodo.

Tanaman yang ditanam di sana diutamakan sayur-sayuran untuk dijual di supermarket dan restoran.  Dari mulai menanam hingga panen dibutuhkan waktu sekitar 27 hari atau sekitar satu bulan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengklaim, pertanian modern di rumah susun Marunda itu merupakan green house yang pertama di Jakarta.

“Ini percobaan tapi lumayan berhasil, hari minggu mau panen dan dijual,” kata Jokowi, sapaan Joko Widodo di rusun Marunda, Jumat, 11 April 2014.

Untuk menggarap pertanian kota itu, butuh 10 orang petani kota. Para petani itu dilatih secara khusus untuk bisa bercocok tanam modern dengan teknologi dengan menggunakan green house dan hidroponik.

“Yang kelola kelompok tani, ini green house dan bibitnya kami beri bantuan. Tapi diajarinya oleh petani hidroponik, Dua bulan atau tiga bulan harus bisa, nanti pindah ke tempat yang lain,” terangnya.

Kata Jokowi, modal untuk membangun satu ruangan hidroponik atau pertanian modern itu dibutuhkan biaya Rp500 juta. Kemudian setiap kali panen bisa mendapatkan keuntungan Rp20-24 juta di mana setiap satu hidroponik itu digarap oleh 10 orang.

“Kalau dikelola bersepuluh berarti kira-kira Rp2,4 juta per orang. Tapi ini kan ada yang sudah punya kerjaan, ini bisa jadi sambilan juga sore atau pagi saja,” terangnya.

Tags: