Jalur Kereta Ambarawa-Jambu-Bedono Akan Diaktifkan Lagi

kereta

Semarang – Nampaknya, tekad PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menghidupkan kembali jalur-jalur mati terus berlanjut. Terkini, perusahaan pelat merah ini membuka kembali jalur lama antara Stasiun Ambarawa-Jambu-Bedono. Jalur ini pernah digunakan Belanda untuk mengangkut hasil bumi di masa silam.

Jalur ini memiliki rel bergerigi di antara dua rel pada tanjakan dan turunan tajam di jalur Jambu-Bedono.

Mulai dari kereta uapnya, jalurnya, sampai stasiunnya, menjadi atraksi wisata sejarah yang sangat menarik,” ungkap Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Jakarta (8/11).

Menurutnya, pengaktifkan kembali jalur ini akan membawa dampak baik bagi pariwisata borobudur.

”Hal ini sangat baik bagi pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya kawasan Borobudur,” tambahnya.

Ditambahkan oleh Anggota Pokja Percepatan 10 Destinasi, Borobudur Kementerian Pariwisata, Larasati Sedyaningsih, wisata transportasi kuno sudah lebih dulu populer di San Francisco, Amerika Serikat.

“Di Indonesia, kereta yg digunakan jenis uap seri B 2502 yang dapat menarik dua gerbong penumpang berkapasitas 80 orang,” terang Laras.

Sementara itu, Manajer KAI Humasda 4 Semarang, Edi Suswoyo, menyebutkan jika penambahan rute dilakukan demi meningkatkan jumlah wisatawan ke Jawa Tengah.

”Semakin banyak atraksi di Jawa Tengah, maka jumlah wisatawan yang datang juga semakin meningkat,” lanjut Edi seperti diwartakan CNN Indonesia.

Tags:
author

Author: