Jatah 1 Milyar untuk Tiap Desa

YOGYA, PEWARTAEKBIS.COM— Pengesahan UU nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa barangkali akan menjadi sebuah angin segar bagi pembangunan di desa. UU ini memberikan kewenangan kauangan sepenuhnya ke level desa.

Sebanyak 438 desa dan kelurahan di DIY akan mendapatkan kucuran dana dari APBN senilai 500 juta hingga Rp. 1,2 milyar per tahun.

Dikatakan oleh anggota komisi II DPR RI, Agus Poernomo, di gedung DPRD DIY (28/2). Agus mengatakan pencairan anggaran khusus untuk desa paling cepat dilakukan pada bulan September 2014. Sebab, pusat melalui DIrjen Pemberdayaan Masyarakat  dan Desa Kemendagri masih  menunggu disahkannya PP turunan untuk mengaturnya yang ditargetkan selesai pada bulan Juni 2014. Anggaran yang dicairkan pun tidak bisa 100 persen karena infrastrukturnya belum siap.

bantaun desa 1 milyar“September bisa cair tapi tidak penuh seperti halnya pencairan tahun pertama Danais (2013),” kata Agus di hadapan sejumlah perwakilan desa di DIY.

Anggaran desa sebesar itu ditargetkan untuk pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi, tunjangan bagi perangkat desa, serta BPD. “Untuk tunjungan perangkat dan BPD maksimal 15% dari nilai total anggaran untuk desa,” kata dia.

Agus menambahkan bahwa pencairan anggaran desa baru bisa maksimal pada tahun 2015. Namun, alokasi untuk masing-masing desa nanti besarnnya beragam tergantung luas wilayah, jumlah penduduk dan indeks kemiskinan desa. Khusus di DIY, kemungkinan masing-masing desa akan mendapatkan kucuran Rp 1 miliar pertahun. Bahkan desa di Sleman bisa menerima hingga Rp 1,2 miliar pertahun. “Karena Sleman rata-rata penduduk besar, sehingga bisa mencapai Rp1,2 miliar,” ungkapnya.

Agus mengatakan, perbaikan kesejahteraan untuk perangkat desa tersebut sudah lumayan bagus. Apalagi masing-masing pemkab/pemkot masih mengalokasikan anggaran untuk perangkat desa. “Taruhlah 15% dari Rp 1 miliar sudah Rp 150 juta, tinggal dibagi bilangan pembaginya (jumlah personel aparatur desa),” ungkapnya.

(HM)

Rate this article!
Tags: