Jawa Kembali Berdentum, Lava Pijar Masih Terlontar Dari Puncak Slamet

slm

TEGAL – Gunung Slamet meletus ringan Kamis dini hari (11/9). Gunung dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengeluarkan letusan yang terjadi pada pukul 00.00 dini hari. Ditandai dengan lontaran lava pijar yang tingginya mencapai sekitar 700 meter. Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Pos Gambuhan, Pemalang, pada pukul 00.00–06.00 terjadi embusan asap putih tebal setinggi 500–1.000 meter. Diiringi13 kali suara gemuruh, dengan 52 kali dentuman sedang sampai kuat, dan lontaran material pijar setinggi 100–700 meter.

Untuk kegempaan sendiri terjadi 44 kali gempa letusan, 53 gempa embusan, dan 3 gempa tremor harmonic yang terjadi di hari Kamis kemarin. Mengenai aktivitas vulkanis Gunung Slamet masih dinyatakan tinggi, hal tersebut terlihat dari banyaknya sinar api yang berhamburan.

Sementara untuk kondisi saat ini, pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan, bahwa sejak pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Slamet terhalang kabut. Pada kondisi cerah terlihat ada 26 kali sinar api dan lontaran material/lava pijar setinggi 200-1.500 meter dari puncak.

Kegempaan Gunung Api Slamet pada hari ini terdengar 4 kali suara dentuman kuat dan 3 kali suara gemuruh sedang. Selain itu juga terekam 25 kali gempa letusan dan 83 kali gempa embusan. Meskipun demikian, Gunung Slamet tetap berstatus Siaga.

Melihat situasi ini, masyarakat dihimbau agar beraktivitas diluar radius 4 kilometer dari puncak. Hal ini dikarenakan di luar radius 4 kilometer masyarakat bisa tetap tenang, tidak panik dan takut dengan suara-suara letusan atau dentuman dan lontaran material pijar.

Tags:
author

Author: