Jika Partai Pendukungnya Mundur, Ahok Mengaku Pasrah

ahok

Jakarta~ Setelah ditutupnya jalur pendaftaran independen, bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki T Purnama bergantung pada kebulatan partai pendukungnya. Sosok yang karib disapa Ahok ini pun mengaku pasrah jika nantinya ada partai pendukung yang tiba-tiba mencabut dukungan baginya.

“(Kalau ada parpol narik dukungan) ya, enggak ikut (Pilkada 2017) dong. Bagaimana mau ikut. Mau koalisi dari mana?  Ahok sudah lewat. Andalan kami kan (awalnya) memang independen,” sebutnya di Balai Kota DKI Jakarta (10/8).

Untuk diketahui, Hanura (10 kursi), Golkar (9 kursi), dan Nasdem (5 kursi) sudah menyatakan dukungannya. Jika digabungkan maka Ahok memiliki 24 kursi fi DPRD DKI Jakarta. Sementara itu, syarat minimal kursi yang harus dipenuhi parpol atau gabungan parpol untuk bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakilnya adalah 22 kursi.

“Yang penting kan sekarang kan dia sudah putuskan, kami pendaftaran 19 sampai 21 September. Ya tunggu saja, santai saja. Masih lama kok. 17 Agustus saja belum, jadi masih sebulan lebih,” terang Ahok seperti diwartakan kompas.com.

Tags:
author

Author: