Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Jakarta “Luar Biasa”

dokter

Jakarta~ Terlepas dari ingar bingar politik ibu kota jelang Pilgub DKI Jakarta 2017, ada ratusan orang di DKI Jakarta yang mengalami gangguan jiwa berat. Data dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, jumlahnya mencapai 854 orang.

Selama ini, orang dengan gangguan jiwa berat dirawat khusus di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1, Cengkareng.

“Warga binaan sosial di panti ini berasal dari jalanan yang belum tersentuh obat, sedangkan gangguan jiwa sangat bergantung dengan obat,” sebut Sarima, Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1.

Sarima menjelaskan jika pasien membutuhkan perawatan intensif selain rawat inap. Setiap seminggu sekali, pasien dibawa ke rumah sakit untuk diketahui perkembangan mentalnya.

“Setelah mereka mendapat perawatan medis di rumah sakit dan pemberian obat, mereka akan diberikan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK), Terapi tersebut untuk mengenalkan aktivitas sehari-hari,” imbuhnya.

Menurutnuya, orang dengan gangguan jiwa berat sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, di panti mereka diajarkan kembali cara makan, mandi, berpakaian, menyapu, hingga bersosialisasi dengan teman.

Meski demikian, ada pasien yang dikembalikan ke keliarga karena alasan khusus.

“Kami juga mengembalikan mereka pada keluarga, namun pengembalian itu bukan karena sembuh. Tetapi karena dalam keluarga, mereka akan mendapat perhatian penuh,” terang Sarima.

Tags:
author

Author: