Jumlah Pengangguran di Kabupaten Sleman Mencapai 34.601 Orang

kerja

Jogja~ Meski turun 0,3 persen dari tahun 2013, jumlah pengangguran di Kabupaten Sleman – Yogyakarta masih cukup tinggi. Bahkan, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kabupaten Sleman menyatakan jika sepanjang  tahun 2014 ada 34.601 orang atau 6,17 persen warga Sleman menganggur. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Disnakersos Sleman Untoro Budiharjo  (9/3).

Seperti diwartakan Kedaulatan Rakyat, Untoro berharap keberadaan perusahaan ataupun hotel baru di Sleman dapat menyerap tenaga kerja lokal. Meski sangat berharap, pihaknya tidak dapat mewajibkan semua perusahaan dan pengelola hotel di wilayahnya untuk merekrut warga Sleman.

“Kita memang tidak secara detail memiliki data nama-nama karyawan di sebuah perusahaan apakah ada warga Sleman atau bukan. Itu juga sesuai dengan peraturan pusat, dimana penyerapan tenaga kerja tidak boleh sektoral. Dalam artian, sebuah perusahaan yang berdiri di Sleman harus mengambil tenaga kerja dari Sleman. Kalau ini diterapkan, kita yang merasa dirugikan,” papar Untoro Budiharjo .

Ada berbagai faktor yang menyebabkan tingkat pengangguran di Sleman cukup tinggi. Menurut Untoro, salah satunya adalah banyaknya perguruan tinggi di Kabupaten Sleman. Pasalnya, Sleman bukan sebagai kota industri sehingga tidak mampu menyerap seluruh lulusan perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Tenagakerja Disnakersos Sutiasih menjelaskan jika selama ini persaingan di dunia kerja ditentukan oleh kompetensi atau keahlian masing-masing individu. Menurutnya, kondisi inilah yang terjadi di Kabupaten Sleman. Banyak lowongan kerja yang tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki pencari kerja di kabupaten ini.

Tags:
author

Author: