Jumlah Penumpang Zahro Expres yang Terbakar itu Tidak Jelas

zahro

Jakarta~ Hingga berita ini diturunkan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menerangkan jika pihaknya masih kesulitan mendata penumpang kapal Zahro Express yang terbakar.

Kesulitan dimaksud antara lain disebabkan oleh nahkoda kapal, Moh Nali, yang tidak mencatat jumlah penumpang secara keseluruhan sejak kapal ini berangkat.

“Memang di manifes cuma 100 orang, tapi yang naik ada 200 orang lebih. Makanya sampai sekarang saya juga bingung, ada 17 orang yang hilang itu bisa saja termasuk dalam 20 korban meninggal yang jenazahnya dibawa ke RS Polri,” jelas Denny malam tadi (1/12).

Sementara itu, Pusdalops BPBD DKI Jakartamengungkapkan jika ada 23 penumpang meninggal dunia dalam insiden ini. Sementara itu, 17 penumpang hilang, 17 lainnya mengalami luka-luka, dan 194 penumpang dinyatakan selamat.

Namun, Denny mengaku belum bisa memastikan lebih lanjut terkait informasi dimaksud. Pasalnya, ada berbagai kemungkinan yang membuat timnya kesulitas menentukan data pasti berapa total penumpang dan berapa yang mengalami luka atau hilang maupun meninggal dunia.

“Bisa saja penumpang yang selamat enggak kecatat, lalu mereka langsung pulang. Ini yang jadi kendala kami dan mengapa datanya masih ada beberapa versi alias simpang siur,” ungkap Denny seperti dikutip dari Kompas.

Sebagaimana diungkapkan pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, pihaknya mempertanyakan mengapa hanya ada 100 orang dalam daftar manifes penumpang kapal Zahro Express.

“Ini yang masih kami cari tahu, kenapa penumpang bisa ada sampai 250-an tetapi di manifes cuma 100 orang,” ungkap Sumarsono.

Tags:
author

Author: