Kabar Pilot Meninggal Saat Bertugas, Ini Jawaban Garuda Indonesia

garuda indonesia e

Pewartaekbis — Sehubungan dengan mnaraknya pemneritaan mengenai meninggalnya pilot Garuda Indonesia GA-4032 (bukan GA-4819 seperti yang diberitakan), manajemen maskapai pelat merah itu memberikan klarifikasi mellaui Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto, Minggu.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. membantah pilot Garuda Indonesia GA-4032 Capt. Rhamdanto meninggal dunia dalam penerbangan Lombok-Bima itu, Minggu (31/8/2014). Akan tetapi pilot Garuda Indonesia bernama Capt. Rhamadanto Purnama tersebut meninggal dunia usai mendaratkan pesawat di Bima, Nusa Tenggara Barat, kemarin sore. Rhamadanto sempat dibawa ke rumah sakit Sari Farma untuk mendapatkan perawatan.

“Betul salah satu pilot kami bernama Capt. Rhamadanto Purnama meninggal dunia di Bima, tetapi bukan di dalam pesawat melainkan di Rumah Sakit Sari Farma. Beliau sempat mendapat perawatan di RS tersebut,” ujar Pudjo Broto.

Sementara itu, di tempat terpisah,General Manager PT Garuda Indonesia perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) Sudarmadi, di Mataram mewakili Manajemen PT Garuda Indonesia, menyatakan akan menginvestigasi penyebab pasti meninggalnya Kapten Ramdanto.

Pilot Garuda tersebut meninggal dalam tugas ketika menerbangkan pesawat Garuda Indonesia GA4819, dari Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Sultan Salahudin, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu, sekitar pukul 16.00 WITA.

“Saya belum tahu pasti penyebabnya. Nanti akan ada investigasi dari pusat. Sekarang saya di Mataram, menunggu informasi lebih lanjut,” kata  Sudarmadi, di Mataram.

Ia juga menegaskan, segala informasi yang berkaitan dengan meninggalnya pilot itu akan disampaikan oleh manajemen pusat.

Seperti diktahui, Pesawat Garuda Indonesia GA4819 itu mengangkut 70 orang penumpang dari Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Sultan Salahudin Kabupaten Bima.

Tags:
author

Author: