KabarHarapan Baru untuk Dunia, Beberapa Pasien Ebola di AS Terselamatkan

eb

Amerika-  Wabah Ebola sejauh ini telah merenggut lebih dari 4.500 nyawa yang sebagian besar berasal dari Liberia, Guine dan Sierra Leone. Ketiga negara Afrika Barat tersebut meruapakan wilayah terparah yang dilanda Ebola.

Sebelumnya, pada 8 Oktober lalu dua perawat asal Texas meninggal dunia setelah didiagnosis terinfeksi Ebola saat merawat pasien asal Liberia. Kedua perawat tersebut menjalani perawatan medis di dua tempat berbeda. Nina Pham dirawat di National Institutes of Health Clinical Center di Bethesda, Maryland, sedangkan Amber Vinson dirawat di Emory.

Seorang pasien Ebola asal Amerika Serikat dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Pasien pria tersebut tertular wabah Ebola saat berada di Sierra Leona. Ia kemudian diterbangkan pulang dengan bantuan Departemen Luar Negeri AS pada 9 September lalu, dan kemudian dirawat di sebuah rumah sakit di Atlanta, Georgia. Pasien yang identitasnya masaih dirahasiakan ini telah dibolehkan pulang dari rumah sakit tempatnya dirawat selama dua minggu terakhir.

Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, Emory University Healthcare, dalam koordinasi dengan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) dan Departemen Kesehatan Publik Georgia, pasien tersebut dinyatakan telah bebas virus (Ebola) dan tidak memberi ancaman bagi kesehatan publik.

Pasien tersebut merupakan pasien AS ketiga yang dinyatakan sembuh dari Ebola setelah menjalani perawatan medis di Emory. Sebelumnya terdapat dua misionaris yang terinfeksi Ebola di Liberia. dan telah dinyatakan sembuh. Kedua misionaris tersebut yaitu, Kent Brantly dan Nancy Writebol.

Baru-baru ini juga tercatat ada seorang dokter misionaris lainnya, yaitu Rick Sacra yan dinyatakan sembuh. Kemudian, tercatat juga seorang pasien yan tengah menjalani masa perawatan, yakni jurnalis foto freelance, Ashoka Mukpo yang dirawat di Nebraska Medical Center.

Tags:
author

Author: