Kasus Difteri Tertinggi Terjadi Di Madura

dif

SAMPANG –Kasus difteri di Madura tercatat sebagai wilayah dengan kasus difteri tertinggi di Indonesia. Pada tahun 2012 dan 2013 di Bangkalan, tercatat sekitar 145 penderita difteri. Sedangkan untuk Kabupaten Sampang tercatat 51 penderita. Sementara di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan penderita difteri tidak sebanyak di Sampang dan Bangkalan.

Hal tersebut disebabkan kesadaran imunisasi dikalangan warga Madura masih sangat minim. Kemenkes pun memberikan perhatian serius kepada Pulau Garam ini.

Sama halnya dengan penuturan Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes dr Lily S. Sulistyowati mengungkapakan, bahwa kasus difteri di Madura, khususnya Bangkalan dan Sampang, tertinggi di Indonesia. Saat ini Madura menjadi perhatian khusus Kemenkes.

Menurut dr Lily, penyebab tingginya jumlah penderita difteri di Madura dikarenakan rendahnya kesadaran orang tua dalam memberikan imunisasi kepada anaknya. Disamping itu rendahnya taraf pendidikan masyarakat juga mempengaruhi pengetahuan para orangtua akan manfaat imunisasi.

Menggapi kondisi ini, Kemenkes akan memberikan perhatian serius. Sebagai langkah pencegahan bertambahnya penderita penyakit yang disebabkan kuman corynebacterium diphtheriae tersebut, kemenkes akan memberikan layanan imunisasi.

Hal tersebut juga didukung dengan pernyataan dari Kepala Dinas Kesehatan Sampang (Firman Pria Abadi). Ia meyakini bahwa wabah difteri ini bisa dicegah dengan imunisasi. Disamping itu, pemahaman masyarakat terkait kesehatan juga sangat penting. Sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit menular lain.

Tags:
author

Author: