Katanya, Marwah Daud Mundur dari MUI Karena . . .

MUI

Jakarta – Ini kabar terbaru dari kasus Dimas Kanjeng yang mengklaim bisa menggandakan uang. Salah satu tokoh di Majelis Ulama Indonesia (MUI) memilih untuk mundur dari jabatannya karena memiliki hubungan erat dengan kegiatan Dimas Kanjeng di padepokannya. Ia adalah Marwah Daud Ibrahim.

Guru Besar Sosiologi Agama dan Ketua Komisi Hukum MUI Pusat, HM Baharun, menerangkan jika Marwah Daud resmi mundur dari posisi Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Anak MUI. Alasannya, kata Baharun, yang bersangkutan  memilih setia kepada Dimas Kanjeng.

Keputusan Marwah Daud dinilai Baharun sebagai pilihan tepat.

“Saya kira mundurnya Marwah Daud dengan cepat itu sikap yang tepat sebelum MUI mengambil sikap,” sebutnya (5/10).

Apabila Marwah tak segera mundur, pihak MUI yang justru akan mengambil sikap tegas terkait keterlibatannya dengan padepokan milik Dimas Kanjeng.

“Karena jika tidak, hal itu akan jadi beban MUI. Pandangan pribadi Marwah tentang pengalaman pribadinya jelas tidak sejalan dengan aqidah Islam. Apalagi ada yang menyangkut pengadaan mata uang negara yang masif, akan menimbulkan masalah hukum yang signifikan,” lanjutnya dikutip dari detik.com.

Terkait kasus Dimas Kanjeng, MUI menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Biarlah kasus ini menjadi masalah pribadi Marwah sendiri dengan segala konsekuensinya tanpa mengaitkan institusi yang pernah membesarkannya,” tandasnya.

Tags:
author

Author: