Kenapa Aparat Berjaga di Rumah Komjen Budi Gunawan?

Komjen Budi Gunawan

Pewartaekbis~ Dunia politik Indonesia kembali memanas. Hal itu karena Komjen Budi Gunawan yang dicalonkan Presiden Jokowi sebagai Kapolri ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh KPK, sang komjen disangka menerima hadiah atau janji saat menduduki jabatan sebagai kepala Biro Pembinaan Karier Deputi SDM Mabes Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di Kepolisian RI. Penetapan ini pun dinilai akan membuat dua lembaga ini tak lagi harmonis.

Pihak kepolisian sepertinya juga ogah kecolongan. Lihat saja kediaman sang calon orang nomor satu di tubuh Polri, aparat bersenjata legkap telah disiagakan untuk mengamankan rumah Komjen Budi Gunawan dari berbagai ancaman.

“Kita bersiap siaga saja. Jaga-jaga kalau KPK mau main kasar. KPK jangan seenaknya pada Pak Budi,” demikian ungkap seorang jenderal seperti diwartakan Beritasatu.

Sementara itu, Abraham Samad yang merupakan petinggi KPK menyatakan jika kasus orang pilihan Presiden Jokowi yang satu ini bukan persoalan yang sulit untuk diselesaikan. Bahkan, instansinya menyebut kasus tersebut sebagai tindak pidana ringan.

“Kasus BG bukanlah kasus rumit, bukan kasus yang sulit diselesaikan seperti kasus Bank Century atau kejahatan pajak atau BLBI. Istilahnya, kasus suap atau gratifikasi itu sama levelnya dengan kasus yang biasa kita dengar tipiring, tindak pidana ringan,” demikian ungkap Abraham Samad kepada awak media.

Kasus tersebut menjadi ‘spesial’ karena menimpa petinggi Polri yang tengah digadang-gadang untuk menjadi Kapolri, demikian urai Abraham Samad.

“Kenapa dia (kasus Budi Gunawan) jadi besar? Karena tersangkanya juga besar badannya, terus besar kekuasaannya. Itu yang membuat kasus ini seolah-olah menjadi kasus yang kadang-kadang kita dengar white collar crime.“ papar ketua KPK.

Tags:
author

Author: