Ketia Fraksi PAN: yang turun tuh harga diri kita sebagai bangsa

pan

Jakarta – Kebijakan pemerintah menaikkan harga mulai dari listrik, bahan bakar minyak (BBM) hingga kepengurusan dokumen kendaraan menjadi perbincangan hangat di berbagai forum. Menurut Partai Amanat Nasional, harga pangan juga ikut meroket sehingga membuat harga diri bangsa turun.

“Semua naikkan. Ada yang turun satu, harga diri. Yang turun tuh harga diri kita sebagai bangsa itu sudah turun,” sebut Ketua Fraksi PAN di DPR, Mulfachri Harahap (5/1).

Sosok yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR ini mengemukakan jika setelah reformasi ada empat kali pemerintahan di Indonesia.Dari empat pemerintahan yang berjalan, Mulfachri menganggap hanya era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pemerintah benar-benar memiliki konsep.

“Pemerintah punya formulasi untuk mengatasi sejumlah permasalahan yang dihadapi, khususnya masalah ekonomi, walaupun ada kekurangan di sana sini, harus kita akui bahwa pemerintahan sebelumnya (era SBY) lebih memiliki konsep untuk mengatasi sejumlah persoalan yang kita hadapi,” imbuhnya.

Menurutnya, era SBY rakyat mampu mendengar penjelasan dari pemerintah terkait persoalan negara, termasuk kenaikan berbagai harga.

“Jadi ini masalahnya, ini cara mengatasinya, harusnya ya, atau pada saat beberapa waktu kemudian menjelaskan kepada masyarakat bahwa progres yang dicapai dengan program yang diterapkan untuk mengatasi masalah itu sudah dikoordinir,” lanjutnya.

Meski demikian, Mulfachri tetap menyambut positif semangat pemerintahan era Jokowi dalam melakukan percepatan terhadap pembangunan infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi Indonesia.

“Bahwa oke infrastruktur penting, tapi jauh lebih penting untuk mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari, ?harga tinggi, inflasi tinggi, tingkat pengangguran masih tinggi, kemiskinan dan kemudian pemerataan,” tandasnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: