Ketua DPR RI Diminta Meminta Maaf Kepada Indonesia

dpr

Pewartaekbis~ Beragam kritik terus diluncurkan menyusul kehadiran pucuk pemimpin DPR RI, Setya Novanto dan Fadli Zon, di kampanye kandidat calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, bahkan meminta keduanya untuk meminta maaf kepada masayarakat Indonesia.

“Tapi mereka justru tampil dan digunakan oleh Donald Trump sebagai materi kampanye. Saya kira mereka harus meminta maaf kepada rakyat Indonesia,” papar Danhil.

Dahnil menilai, kehadiran kedua tokoh tersebut memunculkan spekulasi negatif untuk DPR dan Indonesia. Ia juga memandang Setya Novanto dan Fadli Zon secara sadar telah menerima dijadikan sebagai materi kampanye oleh Trump. Parahnya, keduanya ke Amerika menggunakan fasilitas negara dalam rangka kunjungan kerja.

Danhil juga meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk meminta penjelasan dari Novanto dan Fadli terkait insiden ini.

“Tidak etis pejabat negara hadir dalam kampanye capres negara lain. Sebagai politisi mereka sangat naif,” paparnya kemudian.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan jika kunjungan pimpinan DPR RI di AS adalah untuk menghadiri tiga kegiatan yang berkaitan dengan agenda parlemen. Ketiganya ialah sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, bertemu dengan speaker house di Kongres Amerika, dan bertemu diaspora Indonesia di AS.

“Sudah jelas bahwa kunjungan itu dilakukan oleh parlemen, bukan dilakukan oleh pemerintah,” terang Arrmanatha. (Sumber: Kompas)

Tags:
author

Author: