Kisah Aziz, Salah Satu Calon Jamaah Haji yang Ditangkap Imigrasi Filipina

ibadah haji

Bantul- Dari 177 calon jamaah haji yang ditangkap imigrasi Filipina, Aziz Hidayat dan Titik Sayekti merupakan di antaranya. Keduanya hanya bisa pasrah niat sucinya berahir di  penjara Filipina selama tujuh hari.

Sebelumnya, Aziz dan Titik sudah mendapatkan firasat buruk saat mengetahui mereka harus berangkat ke Filipina untuk mengurus visa. Sepasang suami istri ini mulai  curiga saat harus berkumpul di terlebih dahulu di Jakarta, padahal dia mendaftar melalui biro perjalanan haji di Palembang.

 “Waktu itu saya sempat tolak, tapi akhirnya kami berangkat, belakangan saya ketahui ternayata saya dititipkan ke travel lain yang ada di Jakarta,” sebut Aziz, warga Dusun Sudimoro, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Yogyakarta ini (7/9).

Seperti idwartakan harianjogja.com, keduanya mengaku sudah membayar Ongkos Naik Haji (ONH) plus senilai Rp300 juta. Kontan, mereka merasa tertipu setelah sebelumnya ditahan di Filipina. Ia pun akan menuntut pertanggung jawaban biro perjalanan haji yang berada di Palembang.

“Saya akan minta biaya ONH Plus saya kembali dan sejumlah ganti ganti rugi, atau biro perjalanan tersebut menjamin kami untuk dapat berangkat tahun depan. Sampai sekarang belum ada jawaban dari meraka, jika satu minggu ini tidak ada jawaban terpaksa saya akan bawa ke jalur hukum,” tandasnya.

author

Author: