Komnas Perempuan Minta DPR Pertimbangkan Ulang Perppu Kebiri

hukum

Jakarta~ Berbagai pihak terus menyeruakan pendapatnya tentang Perppu yang mengatur pelaksanaan hukuman kebiri. Bahkan, Ketua Komisi Nasional Perempuan Azriana sudah meminta DPR untuk mempertimbangkan ulang pemberlakuan perppu yang ditantangani Presiden Jokowi kemarin.

Azriana juga meminta DPR untuk segera melakukan pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

“RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai payung hukum yang akan melindungi perempuan dan anak Indonesia dari kekerasan seksual serta memberikan keadilan bagi korban,” sebut  Azriana (26/5).

Azriana berpendapat , dibutuhkan penegakan hukum yang serius dan hukuman yang maksimal bagi pelaku agar menghasilkan efek jera bagi pelaku kekerasan seksual.

Ia menilai penandatanganan perppu kebiri justru menunjukkan sikap reaktif dan parsial. Padahal, menurutnya penanganan kejahatan seksual seharusnya dilakukan secara sistematis, komprehensif dan terukur.

“Pemerintah terkesan baru menyadari pentingnya penanganan yang luar biasa terhadap kejahatan seksual,” tambahnya.

Data mengenai setiap 2 jam terdapat 3 perempuanmenjadi korban kejahatan seksual sejak tahun 2013 disebut Azriana tidak menjadi pertimbangan ketika adanya perubahan UU Perlindungan Anak dilakukan pada 2015.

“Padahal kerentanan perempuan terhadap perkosaan sama dengan kerentanan anak dan dampak perkosaan terhadap perempuan tidak kalah buruknya,” kata Azriana seperti diwartakan Kompas.

Tags:
author

Author: