Korea Utara Ancam Pengguna Facebook dan Twitter di Negaranya

kim jong un dalam the Interview

Kim jong un

Pewartaekbis — Bagi negara komunis seperti Korea Utara, media sosial bisa jadi ancaman serius. Bayangkan jika terbentuk grup-grup pergerakan yang berpotensi membelot atau tidak sepakat dengan kebijakan pemimpinnya. Agaknya itulah yang membuat Korea Utara membuat kebijakan kontroversial. Pemerintahan Kim Jong-Un itu sekarang melarang penggunaan Facebook dan Twitter. Bahkan akses internet di negara tetangga Korea Selatan itu terlalu berlebihan membatasi akses internet.

Korea Utara baru saja dilaporkan memblokir akses internet untuk sosial media Facebook dan Twitter, hal irtu seperti dilaporkan PC World (2/11/2014). Sebelumnya,  kedua sosial media ini sebelumnya memang hanya bisa diakses oleh kalangan pebisnis dan beberapa pekerja sosial di negara sosialis itu.

Mengenai kabar yang pertama kali diungkap oleh ITAR-TASS, salah satu media Rusia, Facebook dan Twitter sampai saat ini belum ingin berkomentar tentang kebenarannya.

Kebanyakan warga Korea Utara juga tidak mempunyai komputer sendiri. Jika di Indonesia komputer sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan dan di banyak tempat, maka di Korea Utara tidak demikian. Komputer hanya bisa ditemui di universitas, perpustakaan, dan beberapa lembaga milik pemerintah.

Apalagi jika berbicara tentang akses internet. Di  Korea Utara internet sangat dibatasi dan hanya bisa dipakai untuk mengakses situs pemerintah, informasi tentang sains dan budaya, dan informasi sederhana seperti menu makanan.

Yang lebih parah, untuk membuka jalur Wi-Fi sendiri, diwajibkan terlebih dulu meminta izin dari pemerintah, hal ini juga berlaku untuk koneksi via satelit. Jika tidak melapor, maka yang bersangkutan bisa terkena denda sampai 11 ribu dolar AS atau sekitar Rp132 juta.

Tags: