Kostum The Chronchile Membawa Nama Dynan Fariz Membahana Di Dunia Mode

Pewartaekbis- Kostum nasional karya Desainer Dynand Fariz mendapatkan penghargaan di ajang Miss Universe 2014. Kostum dengan berat 20 kg yang bertajuk ‘The Chronicle of Borobudur‘ ini sukses memukau para juri.

bor

Sebagaimana dilansir oleh Walipop, Dynand Fariz mengungkapkan kostum tersebut didesain dengan detail yang rinci sejak tahun lalu. Dynand dan timnya dari Jember Fashion Carnival sudah membuat konsep matang sejak Maret 2014, yang kemudian dikerjakan oleh 10 orang yang seluruh prosesnya dikerjakan tangan. Melalui penghargaan pemenang kostum di ajang Miss Universe ini namanya kian dikenal dalam dunia mode.

Dynand yang merupakan lulusan ESMOD ini selalu menyelipkan unsur Indonesia di dalamnya, dan dibuat secara handmade atau buatan tangan, dari mulai membuat detail pada aksesori, menggambar dan segala ukiran di sana. Ia mengungkapkan, semua kostum yang didesainnya pada ajang kontes kecantikan mempunyai tingkat kerumitan tersendiri. Dynand juga mengatakan, dalam tiap karyanya, ia selalu fokus dan memiliki prinsip kuat, yaitu membuat Indonesia disegani oleh negara lain dalam kreasi kostum nasional nantinya.

Selain itu, Karya Dynand lainnya juga membuat runner-up 2 Puteri Indonesia, Estelita Liana, maju dengan bangga sebagai pemenang kostum nasional terbaik di ajang Miss Supranational 2014. Dalam ajang tersebut Dynand menyajikan busana yang terinspirasi dari kebudayaan Borneo, Kalimantan. Kostum dengan berat 17 kilogram tersebut bertajuk ‘Warrior Princess of Borneo‘.

neo

Dalam ajang Miss International 2014 pun karya Dynand mendapat apresiasi dengan memperoleh penghargaan kostum nasional terbaik. Kostum yang  yang bertajuk “Tale of Siger Crown”, yang diadaptasi dari adat Lampung tersebut dikenkan oleh Elfin Pertiwi Rappa, runner up 1 Puteri Indonesia 2014 pada ajang Miss International 2014 di Tokyo, Jepang.

siger

Dari sebagian karyanya Dynan mengeksplor budaya Indonesia. Ia mengatakan dengan mengadaptasi adat budaya Indonesi dari berbagai daerah melalui karyanya dengan tujuan agar dunia mengenal budaya Indonesia lainnya tidak hanya Bali. Kedepannya, kostum adat Papua dan Maluku pun bisa jadi inspirasi dikarya berikutnya.

Selamat buat Dynan, teruslah berkarya dan membuat bangga Indonesia.

Tags:
author

Author: