Kronologi Kekacauan dalam Pertandingan Arema vs Persipura

manahan

Solo~ Dunia sepak bola Indonesia kembali menapar mukanya sendiri. Setelah kemarin ada insiden memalukan dalam laga antara Arema dan Persipura, hari ini (22/10) terjadi bentrokan dalam pertandingan antara Persis Solo dan Martapura FC.

Sebelum babak kedua usai, wasit sempat menghentikan pertandingan. Kondisi stadion Manahan yang kian ‘memanas’  membuat wasit memutuskan pertandingan dihentikan dengan skor 1-1.

Tak lama setelah dihentikannya pertandingan, stadion Manahan semakin ‘berkobar’. Beberapa supporter Persis Solo bahkan menyerang wasit. Mereka menganggap wasit tak adil. Pasalnya, banyak keputusan wasit dalam pertandingan tersebut dinilai memberatkan Persis Solo dan menguntungkan Martapura FC.

Bentrokan tersebut bahkan meluas hingga ke luar Stadion Manahan yang digunakan sebagai ajang pertandingan kedua klub yang tengah naik daun ini. Pada awalnya aparat dari kepolisian memang berhasil memukul mundur para supporter. Namun, setelah penonton di usir polisi ke luar stadion, kekacauan justru terjadi.

Bahkan, massa yang terlibat aksi baku hantam memanfaatkan batu dan apapun yang ada di sekitarnya sebagai ‘peluru’. Akibat dari kekacauan ini, ada motor polisi yang terbakar. Selain itu, beberapa kaca mobil yang diparkir di sekitar stadion pecah.

“Sepeda motor kami KLX dibakar, ada anggota kami, beberapa yang luka di punggung, lengan, kaki dan tangan. 1 unit Bus juga rusak parah, dan truk Sabhara juga mengalami rusak akibat lemparan batu,” ungkap Kapolresta Solo, Kombes Iriansyah.

Melihat kekacauan yang terjadi, aparat segera mengevakuasi pemain Martapura FC. Mereka diminta keluar dari stadion dan diangkut tentara untuk dibawa ke Jogja.

Kekacauan dalam laga babak 8 besar Divisi Utama tersebut juga memakan korban jiwa. Seorang laki-laki ditemukan tergeletak di pintu keluar VVIP. Usianya sekitar 30 tahun. Ia mengenakan atribut Persis Solo.

Laki-laki yang belum diketahui identitasnya tersebut dibawa polisi ke RS Panti Waluyo. Sayang, sesampainya di rumah sakit, laki-laki berumur 30 tahun tersebut sudah tak bernyawa. Di pundak kanan tubuhnya ditemukan lubang tembak

Tags:
author

Author: