Kurs Rupiah: Rupiah Ditutup Menguat Jumat (4/7/14) , Berikut Prediksi Pergerakannya Sepekan Mendatang

koreksi rupiah

Pewartaekbis — Pekan depan adalah pekan “panas” karena bangsa ini akan melewati suatu perhelatan politik besar, yaitu Pilihan Presiden 2014. Sejumlah ekonom memproyeksikan bahwa dalam sepekan ke depan mata uang Indonesia akan bertengger di kisaran  Rp11.800–Rp12.000 per dollar AS.

Sebelumnya, pada akhir perdagangan Jumat (4/7/14), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat rebound. Sepanjang Jumat, rupiah bergerak di kisaran Rp11.862 hingga Rp11.915 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah menguat 0,38% ke level Rp11.873 per dolar AS pada Jumat, pukul 15.59 WIB.

Pergerakan Rupiah/US$        

Tanggal Rp/US$
4/7 11.873
3/7 11.918
2/7 11.913
1/7 11.864
30/6 11.875
27/6 11.995

 

 

 

 

 

 

 

 

Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede mengatakan, didorong oleh rilis data inflasi juni dan neraca perdagangan Mei yg positif,  mata uang garuda selama sepekan terakhir telah menguat kurang lebih 1% terhadap dolar AS

” Dengan ketatnya elektabilitas kedua capres Sepekan ke depan akan meningkatkan risiko ketidakpastian politik bagi para investor, rupiah cenderung tidak stabil menjelang pemilu presiden,” ungkapnya, Sabtu (5/7/2014).

Josua mengungkapkan data ekonomi AS sepekan terakhir menunjukkan data tenaga kerja yang positif. Hal itu akan menambah ekspektasi investor bagwa the Fed akan melanjutkan tapering off hingga tahun ini.

Sehingga data positif tersebut juga dapat  menciptakan penaikan suku bunga the Fed lebih cepat dari perkiraan di tahun depan.

Terkait dengan mata uang Asia, menurut Josua, hal tersebut akan berpotensi mendorong penguatan dolar AS terhadap major currencies dan mata uang Asia.

Tags: